Analisa Tulisan Tangan Jokowi
Marjunul Noor Purwoko, seorang grafolog sekaligus Kompasianer, menganalisa tulisan tangan Jokowi. Tulisan yang dianalisa ialah sebuah pesan dari Jokowi kepada kader PDI Perjuangan untuk mengamankan pemenangan Pileg, yang ditulis di atas kertas HVS ukuran A4, seperti yang dimuat akun Twitter @PDI_Perjuangan pada 9 April. (Baca juga: Hasil Analisa Grafolog Deborah Dewi)
Berikut analisanya;
1. Margin ideal; Pak Jokowi nyaman dan patuh dalam mengikuti aturan-sosial, memulai tugas dengan perencanaan yang baik dan masuk akal, tahu di mana batas-kemampuannya. Mampu menyesuaikan diri dan menerima keadaan dan tahu seberapa bidang area “bermain” yang tersedia.
2. Spasi ideal; nyaman bergaul dengan orang lain, tidak menjaga jarak dan spontan.
3. Garis dasar yang terjaga/konsisten; kondisi emosi yang sehat, mampu mengendalikan pikiran, emosi dan fisik yang baik. Didukung dengan ukuran tulisan yang ideal, kepercayaan dirinya juga bagus.
Tulisannya lurus; berarti cenderung mencoba mengatur diri saat berhadapan dengan orang lain (sering terlihat membetulkan kemeja kalau sedang berdiri bersama Bu Mega), sangat terkontrol dan rapi (minimun di permukaan) mengikuti aturan main, kadang cenderung diplomatis.
4. Tekanan sedang: nyaman dengan kehidupan saat ini, karakter yang fleksibel, mampu mengambil keputusan sendiri namun bisa berperan sebagai anggota tim yang baik (mau diatur bu Mega).Tidak suka memaksakan kehendak, mudah memahami dan toleran terhadap pendapat orang lain. Kelemahannya, kadang bisa “goyang” kalau tekanan lingkungan sangat kuat.
5. Tulisan dominan pada zona bawah; lebih mementingkan aspek-mendasar seperti kesehatan masyarakat (KJS), meningkatkan pendapatan PKL, membangun Rusunawa dan Waduk Pluit.
Selalu tidak sabar untuk bertindak, sampai mengeluhkan bawahan yang lelet, memutasi para lurah dan camat.
6. Tulisan miring ke kiri;Pandai menutupi perasaannya, sehingga apa yg dipikirkan juga sulit ditebak, lebih diplomatis dalam berbicara.
7.Tulisan cetak; suka hal yang praktis dan mudah, memikirkan kejelasan komunikasi.
8. Huruf-huruf unik; pada huruf “g” terdapat gelembung menandakan “kantong uang” rejekinya bagus, juga sangat memperhatikan penampilan.
Cross bar pada huruf “t” rata-rata: merakyat, sederhana, seperti rakyat kebanyakan, cita-citanya juga tidak muluk-muluk.
Ada satu huruf “t” yang cross barnya tertinggal di belakang: kadang menunda pekerjaan, dipikir dulu masak-masak baru diputuskan, selalu punya ide yang brilian, kreatif.
Huruf “d” yang tiangnya tinggi, terutama di kata “diri” walaupun tidak diungkapkan, namun tanda ini menunjukkan penulis tangan merasa lebih hebat dibanding orang lain. Namun di bagian yang lain cukup proposional: penuh percaya diri.
Huruf “i” titiknya tepat di atas tiang; menunjukkan orang yang teliti dan suka detail.
Titik di huruf i pada tanda tangan yang berbentuk centang menunjukkan pandai mencari perhatian.
Bagian dasar huruf “m” tajam; selalu menganalisa setiap data yang ada sebelum mengambil kesimpulan.
Diperkuat dengan tandatangan yang banyak goresan; selalu berpikir dua kali untuk ambil keputusan.
9. Tandatangan yang besar menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi, kemampuan marketing yang handal, menunjukkan dirinya besar.
Demikian analisa tulisan tangan Jokowi berdasar ilmu Grafologi, semoga bermanfaat.(Kompasiana.com)
Jokowinya udh jd presiden bu, terbukti dehh...=D
BalasHapus