Selasa, 23 Agustus 2011

Topologi Jaringan Komputer

Topologi Jaringan Komputer –

Bagaimana memilih hubungan yang cocok untuk menggabungkan antarsistem komputer dalam berkomunikasi?? Jawabannya adalah memilih topologi yang tepat untuk jaringan komputer yang akan di bangun.

Topologi terbagi menjadi 2, yaitu topologi fisik dan topologi logik.

Aturan Host berkomunikasi sepanjang medium jaringan diatur oleh sebuah topologi topik. Topologi logik yang umum dipakai untuk jaringan adalah Broadcast dan token passing. cara kerja dari topologi broadcast adalah mengirimkan data kesemua host dijaringan tanpa kecuali.

Prinsipnya, yang pertama datang pertama dilayani (first come first serve). Cara itu diterapkan pada tehnologi Ethernet.

Token passing adalah topologi logik yang kedua. Topologi logik ini mengontrol akses jaringan dengan mengirim sebuah token elektronik secara berurutan ke setiap host. Sebuah host dapat mengirim datanya ke Jaringan ketika menerima token.
Jika host tidak ingin mengirim data, token tersebut akan dilewatkan ke host berikutnya. Proses ini berlangsung secara terus menerus. Prinsip kerja ini dipakai oleh token ring dan fiber distributed data interface (FDDI).

Arcnet merupakan variasi token ring dan FDDI. Arcnet biasanya terdapat pada topologi bus.

Jenis Topologi fisik jaringan komputer,
yaitu topologi bus,
Topologi Ring (cincin) dan
topologi star (bintang).

Topologi Bus
Topologi bus, yaitu jenis topologi satu titik kabel utama akan menghubungkan ke-2 titik kabel yang berbeda. Topologi bus ini diterapkan pada sistem client / server. yaitu suatu sistem yang memfungsikan 1 atau lebih komputer sebagai server dan komputer yang lainnya berfungsi sebagai client. File di server ini khusus digunakan untuk mendistribusikan data dan tidak digunakan untuk proses transaksi data.
Satu proses pengiriman data maka data akan dikirim berdasarkan alamat workstation (jenis komputer yang tersambung ke jaringan). Jika data tersebut sesuai alamatnya. data akan diterima untuk diproses. Namun jika alamat tidak cocok dengan alamat yang dituju, data tersebut akan diabaikan oleh workstation yang dilewati.

Topologi Ring (Cincin)
Topologi ring yaitu topologi yang berbentuk lingkaran seperti ring atau cincin. Kedua ujung dari titik workstation saling terhubung. Topologi cincin dapat terdiri atas sejumlah repeater. Masing-masing terhubung ke-2 Repeater lainnya melalui jalur transmisi tidak langsung untuk membentuk sebuah jalur tertutup tunggal.
Saat proses pengiriman data, maka data akan dikirim secara berurutan, bit per bit, disekeliling cincin dari satu repeater ke repeater berikutnya. Setiap repeater memperkuat sinyal yang datang. Jika data tersebut sesuai alamatnya, data akan diterima untuk kemudian diproses. Jika alamat tidak cocok dengan alamat yang dituju, data tersebut akan diabaikan oleh workstation yang dilewati sampai menemukan alamat yang dituju.
Kelemahan pada topologi ini adalah apabila satu titik workstation atau repeater rusak, akan menyebabkan kerusakan pada jaringan secara keseluruhan.

Topologi Star (Bintang)
Topologi star atau bintang, yaitu suatu topologi yang terdiri atas satu piranti jaringan yang bertindak sebagai konsentrator seperti HUB atau switch yang bertugas untuk mengatur dan mengendalikan semua komunikasi data yang terjadi.
Proses pengiriman data akan dikirimkan ke konsentrator, kemudian akan didistribusikan oleh konsentrator ke terminal lainnya. Pemilihan jenis topologi jaringan harus memperhatikan faktor-faktor: Biaya; kecepatan transmisi data sistem; lingkungan; dan ukuran jangkauan jaringan. [ps]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar