Senin, 04 September 2017

Kera Dan Ayam

Kera Dan Ayam

Dongeng sebelum tidur penuh pesan moral selanjutnya adalah kisah kera dengan ayam yang sudah bersahabat baik sejak lama. Kera seringkali membawakan makanan kepada teman baiknya ayam, dan sebaliknya ayam pun juga sering membawa makanan untuk kera. Namun pada suatu hari, kera tidak berhasil mendapatkan makanan dimanapun dan merasa jenuh. Ketika sampai di hutan, kera bertemu ayam sahabatnya. Tapi siapa yang sangka, kera justru melihat sahabatnya tersebut seperti santapan yang lezat untuknya hari itu. Tentu saja ayam kabur agar tidak dimakan oleh kera yang tengah kelaparan.


Ayam terus berlari hingga ke pantai dan bertemu dengan temannya seorang lumba-lumba. Mendengar kisah ayam, lumba-lumba merasa marah dan ingin memberi pelajaran untuk si kera supaya bisa menjaga persahabatan dengan baik. Cerpen dongeng sebelum tidur ini berlanjut ketika lumba-lumba memiliki cara terbaik untuk membalas dan memberikan pelajaran kepada si kera. Kera akhirnya menemukan ayam di pinggir pantai. Dengan kelaparannya kera berkata pada ayam “Ayam yang manis, mendekatlah kamu. Aku memiliki sesuatu yang sangat kamu sukai”. Ayam yang sudah mengetahui niat jahat kera menjawab “Tidak mau, kamu pasti akan memakan aku kan kera! Baik, tadi aku berbicara dengan temanku lumba-lumba dan dia mengatakan bahwa ada banyak makanan lezat di pulang yang ada di seberang sana. Kamu mau ikut mencari makan denganku atau tidak, kera? kata si ayam. Mendengar makanan enak, tentu saja kera langsung mengiyakan dan naik ke perahu bersama sang ayam sambil di dorong oleh lumba-lumba.


Dalam perjalanan, ayam berkokok dan berkata kepada lumba-lumba “ Sudah sampai belum?” dan lumba-lumba menjawab “Sudah, silahkan kamu patuk patuk ayam”. Mendengar jawaban dari lumba-lumba, ayam pun langsung mematuk perahu yang ia tumpangi bersama kera hingga perahu bocor dan air mulai merembas ke dalam perahu. Sementara kera masih belum sadar karena terbuai dengan imajinasinya tentang makanan, ayam sudah pindah ke atas tubuh lumba-lumba dan menyelamatkan diri. Kera yang rakus tetap tidak sadar hingga air yang sudah masuk ke dalam perahu mulai deras. Saat ia tersadar, semua terlambat karena kera sudah ditinggal sendiri dengan perahu yang hampir tenggelam.


Makna dari cerita dongeng sebelum tidur ini tentunya sangat terlihat jelas bahwa dalam menjalin persahabatan, janganlah kamu melukai perasaan sahabatmu atau orang lain. Karena hal tersebut bisa menghancurkan hubungan yang sudah lama terjalin selama ini. Selain itu, jangan rakus dan hanya memikirkan diri sendiri. Pikirkan solusi yang tidak menyakiti diri sendiri dan juga orang lain.


Demikianlah beberapa dongeng sebelum tidur yang penuh dengan pesan moral. Semoga dongeng di atas bisa menjadi referensi untuk Anda yang ingin berdongeng untuk si kecil

https://penulisdongeng.blogspot.co.id/2017/01/dongeng-sebelum-tidur-untuk-anak-penuh-moral.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar